Filed under: surat dari kaki merbabu

Ada banyak orang di dunia ini yang tidak dapat menikmati hidupnya, alasannya macam-macam, salah satunya adalah mahkluk yang namanya masalah, ketika dia datang ribuan orang bahkan hampir semua orang menuduh dia sebagai penyebab hidup yang enggak enjoyable, padahal hidupku itu milikku dan hidupmu itu milikmu. Hidup bisa enjoyable atau tidak itu tergantung kamu sang pemilik hidup bukan kondisi atau masalah.
Filed under: jagad sastra
Awal tahun yang sanggat menyenagkan buat para petani di Sidorejeki,hujan turun dengan derasnya menghasilkan tetesan air yang menenagkan kalbu. Hujan memang suatu berkah sendiri buat mereka karena dengan turunya hujan sawah-sawah mereka menjadi basah,bunga-bunga merekah dengan indahnya. Sama seperti hujan kehadiran pak guru Hasan juga membawa berkah bagi kota ini,senyumnya yang ramah dan tawanya yang menghadirkan kemesraan menjadikan jawaban buat penduduk tentang sosok guru idola.
“pagi bang guru mau ngajar ya?”"nanti sesudah ngajar main ke rumah ibu ya,ibu bikinkan opor buat bang guru” sapa Bu Ijah yang menagngap Hasan seperti anak sendiri.
“oh.. boleh bu,tapi nanti saya pulangnya agak sore karena harus mengajar kelas tambahan” jawabnya ramah
Kehadiran Hasan tidak hanya menjadi jawaban bagi penduduk desa tapi juga membawa perubahan buat SMP Internasional Harta Negara,sekolah yang selalu mendapatkan tekanan dari orang tua murid dan pemerintah,Hasan menjadi jawaban tentang guru yang dirindukan banyak orang (pintar,kreatif,aktif dan penuh dedikasi) semua orang mencintainya termasuk KEPSEK Tedjo,KEPSEK yang terkenal garang,menjadi luluh karena keuletean Pak guru Hasan.
Namun indahnya hujan selalu dinodai oleh jahatnya kilatan petir,kehadiran Hasan juga dinodai oleh jahatnya duo TI,bu guru Surti dab Yati yang tidak suka dengan kehadiran Hasan,lebih tepatnya cemburu,karena mereka merasa lebih berpengalaman daripada Hasan,mereka selalu berusaha menjatuhkan Pak guru Hasan.
“aneh sekali si innocent hasan itu sok pintar sok aktif jengkelke” omel Surti
“iya mbak moso anak kelas 1 disuruh nulis paragraph 100 kata opo yo mudeng,lha wong tak ajarin bikin satu kalimat aja masih keteteran,kentir tuh si Hasan” imbuh Yati
Sial memang nasib Hasan gaji enggak seberapa perjuangan keras,karena tuntutan jaman anak-anak harus pintar berbahasa inggris,ditambah lagi diomelin terus sama duo TI. Malang tak bisa ditepis untung tak bisa diraih akhirnya hasan terjebak dalam jebakan maut duo TI,ketika Pak KADES datang hasan dipojokan oleh duo TI,dituduh menyiksa murid dan melanggar hak asasi murid karena Hasan mengajarkan sesuatu yang terlalu susah,ditambah lagi dia sering memaksa murid mengikuti kelas tambahan. Sadar dirinya dipojokan Hasan naik pitam dia membela diri,namun dengan cara yang salah sedikit emosional,jadilah Hasan memiliki citra buruk di depan Pak KADES.
Malam ini menjadi perenungan sendiri buat Hasan,penyesalan atas semua kesalahan yang dia buat.
“nasib-nasib,aku kok selalu susah ya”"lagian aku sih jadi guru kok emosional” keluhnya dalam hati.
seperti hadirnya pelangi sesudah hujan harapan yang diberikan kepsek Tedjo membuat hidup hasan sedikit lebih cerah.
“tenang aja san nanti bapak bantu kamu”
Filed under: jagad sastra
Banyak hal yang berubah setelah 5 tahun tua koko meninggalkan kota manis,tempat dia menghabiskan masa kecilnya,lampu-lampu jalan mulai berwarna-warni dan jalan mulai diaspal mulus.Tidak hanya hal itu bahkan guru-gurunya yang dulu masih aktif bagaikan atlit PON pun sekarang sudah berubah menjadi sedikit kurang aktif dan semangat–karena faktor usia.
Namun satuhal yang tidak pernah berubah dari kota kecil ini,karena hanya ada 600 jiwa di dalamnya,yaitu cinta dan kehangatan.TIdak ada kecurigaan dan prasangka buruk di sini yang ada hanya kecupan dan kemanisan saja.Ini dibuktikan ketika dia menginjakan kaki di BANDARAISKA,lapangan udara kota ini,portir-portirnya masih semanis yang dulu mereka masih seramah yang dulu.Ditambah lagi,anak-anak dari ribuan suku di negeri ini masih berkumpul di sana.
“selamat datang tuan” sapa guru-guru calon rekan kerja tuan koko,”semoga betah mengjar di sini” tambah mereka.Kehangatan orang-orang ini masih sehangat yang dulu mereka sangat bangga menyambut tuan berbadan gemuk berkacamata ini sebagai rekan kerja mereka yang baru.
“kamu tau enggak sih koko sudah pulang,dia sekarang jadi orang hebat jadi,guru profesional” kata Ling-ling teman sekelas tuan koko dulu.”itu sih sudah biasa ling,kada ingat kah ikam pas inya halus dulu,sekolahnya rajin,inya tuh giat bagawi” imbuh Rumpiah teman kecil tuan koko.”tapi yang ulun bingung mak ai beapa garang tuan tuh handak mangajar di sini kenapa kadak di tempat lahirnya ja”tanya Ridho,anak LIng-ling,yang mengundang amarah Ling-ling.
Sedikit membingungkan memang kenapa tuan bermata sipit,berambut ikal dan beritak brilian ini mau kembali ke kota kecil ini,padahal ada banyak kota besar yang mau meperkerjakannya.Banyak orang menebak munkin karena tuan ini bosan kermaian dan merindukan suasana seperti di kota ini.
Sampai sekarang belum ada yang bisa menebak teka-teki di atas si datuk,orang paling bijak di kota manis,pun tidak.Semuanya itu membuat koko tertawa,”ha..ha..ha ada-ada saja orang-orang ini”"dulu aku pernah berpikir untuk tidak kembali ke sini,tapi hatiku selalu berkata jangan melemparkan lumpur kepada sumur yang memberimu air” tawanya dalam hati.
Saat malam kulihat milyaran bintang di angkasa
aku ingin jadi seperti mereka
aku ingin terangku menyinari bumi
dan di saksikan jutaan orang di negeri ini
namun saat kemarau datang
tak kulihat jutaan kupu-kupu tadi
mereka mati kelaparan
karena bunga-bunga mulai layu
pipitpun tidak terlihat
karena mereka semua
mati kehausan
namun bintang masih kulihat bersinar
terangnya masih tampak di malam hari
dan kugantungkan semua harapanku padanya
sekarang kemarau berakhir
hujan deras menguyur tahan kita
tak kulihat binatng,sepertinya dia takut bersinar
dia takut kedinginan….
begitupun burung-burung seperinya mereka mati
mati karena sarangmya rusak
rusak karena banyak pohon tumbang di sambar guntur
kukpu-kupupun tak nampak karena
banyak kemompong rusak karena guyuran air hujan
namun di saat hujan ataupun kemarau kita sealu ada
dari kaki merbabu aku belajar
aku belajar untuk menghargai hidup
karena hidupku lebih berharga daripada apapun
kalau kita mencoba menerima segala sesuatunya kita kan menyadari
kalau hidup lebih berharga daripada apapun
aku kan selalu merindukanmu kawan
tunggu aku di Iskandar
akan kubagikan semuanya untukmu,cinta,sahabat yang takkan pernah hilang walau semunya menjauh…
Filed under: tentangku

Itulah julukan yang teman-teman kasi waktu aku masih SMA aku terkenal dengan mulut pedasku dan emosiku yang gamapang meledak-meledak banyak yang bilang aku urakan enggak tahu aturan karena aku sering melawan guruku dan bahkan pihak sekolah kalau ada kebijakan yang salah,aku pernah mendapatakan angka merah walaupun seharusnya nilaiku lebih bagus dari pada itu,hanya karena aku menolak untuk mencontek ataupun memberikan contekan waktu Ujian Nasional aku orang pertama yang menentang kebijakan itu walaupun nyontek waktu ujian dalah hal yang biasa tapi buat aku aku akan tetap melakukan kebenaran walaupun itu menyakitkan, 2 tahun lagi (2011 atau 2012) aku akan kembali ke kota asalku,kota tempat aku menghabiskan masa kecilku,untuk mempengaruhi orang untuk berbuat jujur.
Tapi itu cuma bagian kecil dari masa SMA ku walaupun gururu-guru enggak suka sifat anehku itu tapi mereka tetap mengijinkanku untuk mendapatkan beasiswa bahakan sampai aku lulus SMA
Filed under: artikel

Dulu waktu aku masih kecil aku senang banget sama tokoh kartun yang satu ini karena selain imut dia juga ganteng,kaya aku gendut tapi menark. Tapi dulu aku enggak pernah tahu kalau ternyata ada banyak hal yang bisa dipelajari dari tokoh kartun beruang madu berwarna kuning ini. Makanya sekarang aku mau ajak kalian belajar bareng.

pertama kita bisa belajar mengharagai persahabatan bayangin aja dia bisa punya banyak teman dari ras yang berbeda,mulai dari kanggoo (kanguru),piglet(babi),tiger(macan) dan banyak lagi.Dari sini aku belajar untuk berteman dengan semua orang tanpa memandang ras,kalau aku kadang-kadang sih masih sering pilih-pilih teman maklum trauma masa lalu.

kedua winnie itu beruang yang pandai menghemat bahan makanan yang ada kalian pasti pernah lihat di rumahnya dia ada banyak gentong bertuliskan honey nah gentong-gentong itu berisikan madu hasil kerja kerasnya,tiap hari dia ngumpulin madu buat disimpan alias ditabung kalau-kalau nanti ada krisis madu dari sini kau belajar kalau dia adalah beruang yang gemar menabung.

yang terakhir winnie mengajarkan prinsip membawa sukacita dalam setiap situasi ini yang paling sulit dilakukan kadang-kadang jujur aja aku masih sering banget bikin suasana jadi tambah BT,tapi dari sini winnie ngajarin kalau enggak ada masa kesukaran kalau kita mau belajar membawa damai.
gimana seru kan belajar bareng winnie the pooh? (knr)
Filed under: poem
Kala aku sendiri
Kala aku memikirkan masa depanku
Kala aku mengggis
Aku mengingatmu
Tuhan engkaulah bapa yang lebih sempurna dari pada bapa di dunia
Engkaulah shabat yang menemaniku
Mengisi keskosongan hatiku
Aku tertawan dalam bilik kasihmu
Kasih mesra yang belum pernah kutemui sebelumnya
Kasih yang menyempurnakanku
Saudaraku menolaku
Mereka melecehkanku
Mereka meragukan kemampuanku
Sahabat aku tak punya
Semua orang hanya memaksaku melakukan hal-hal yang tidak kusukai
Tapi aku mengagumimu Tuhan
Aku mengagumi tucintamu yang
tiada batas
kata orang teratai itu bunga yang enggak normal
di saat bunga-bunga lain pingin ditaruh di dalam vas yang cantik teratai malah milih masuk kali
kata orang kamu juga bagaikan teratai itu
kamu bunga yang cantik tapi kamu
aneh
tapi itu menurut mereka
mereka menilaimu aneh
karena kamu selalu menutupi kecantikanmu
kamu menutupinya dengan kesederhanaanmu
kamu menutupinya dengan kebiasaan anehmu
tapi bagiku kesederhanaanmu adalah
kelopak teratai indah yang kamu punya
kebiasaanmu anehmu dalah kekuatan yang kamu punya
kekuatan supranatural yang tidak dimiliki semua orang
kau mampu meberi keindahan di tengah kehancuran
kau mampu melengkapi kelemahanku
aku merasa diriku adalah parit kotor
aku tidak berharga tanpamu
terataiku tetaplah di sini
berikanlah keindahan di hidupku yang fana ini
Filed under: surat dari kaki merbabu
aku bingunug…
aku capek…..
pusing…..
kenapa harus begini semuanya berubah semua jauh dari bayanganku aku merasakan penyesalan tiada batas
bayangkan saja aku menemukan banyak masalah di sini mulai dari budaya yang berbeda,kata orang pinter sich aku kena culture-shock
emang sindrome jenis apaan itu
ehm……. apa ya? aku juga tidak tahu penyakit macam apa itu
enggak cuma itu kamu bisa bayangin sejauh ini aku belum bisa mencapai mimpiku,mimpi-mimpi yang dulu kita mimpikan bersama
kata kai dia mau jadi perawat profesional
memet mau jadi arsitek
sugeng mau jadi polisi
nafi katanya pingin kerja dulu
sementara aku,aku pingin jadi mahasiswa teladan
kok cerita kita kaya laskar pelangi yach…
banyak mimpi banyak tawa dan mengemaskan
tapi sekarang aku cuma bisa bertanya dalam hati
kenapa kok hidup harus kaya gini
susah pusing
tapi ketika kau merenungkam semuanya ku temukan jawabannya
dari bawah kaki gunung merbabu aku mememukam jawaban kalau memang hidup itu susah
tidak mudah mencapai mimpi
mungkin sampai tahun depam aku belum bisa mencapai mimpi-mimpiku tapi paling tidak aku cukup bangga karena aku punya mimpi karena hidup tidak akan memiliki tujuan yang jelas tanpa mimpi yamg besar.
hidup memang harus begini
karena cuma Tuhan yang tahu
kapan kita jatuh dan kapan kita berhasil
manusia cuma bisa berusaha,dan terus berusaha,bermimpi dan terus bermimpi….
Filed under: surat dari kaki merbabu
Teman2 sori bgt kalau aq kesannya egois n g ngangep kalian tapi stuhal aku mau bilang kalau aku kangen kalian,
sudah hampir setahun aq g pernah kabari kalian atau hubgungin kalian,bukan beararti aq lupa sama kalian tapi memang keadaan yang memaksa aq untuk jadi seperti ini
terserah kalian mau bilang apa tapi dengan kejujuran aq bilang aq kangen kalian,seandainya waktu bisa berputar kembli satuhal yang aq pingin lakuin aq tidak akn pernah mau pergi jauh
sekarang aq sendiri sepi di kaki gunung merbabu….. I miss u guys….